Pages

Hello Ramadhan :)

Sebelumnya, apapun yang saya tulis di posting ini adalah benar dari dalam hati saya, dari lubuk yang ada ada di pelosok sana dan saya mau dimaafkan kalau ada kesalahan dalam penulisan kata, hahahahaha saya takut banget bikin dosa di awal ramadhan ini, aduuuuuh maafkan lagi ya.
Posting ini ditulis untuk merayakan hari puasa pertama, horeeeee!!!

Dari dua hari sebelum puasa, handphone saya berbunyi terus-menerus menyampaikan pesan maaf atas segala dosa selama ini baik yang disengaja maupun tidak disengaja dan baru saya balas satu-persatu TADI MALAM! Kenapa ya? Mungkin mencari waktu yang tepat untuk minta maaf biar 'feel'-nya dapet.
Saya juga baru mengirimkan pesan minta maaf tadi malam, saat operator provider yang saya pakai sedang kumat lemotnya. Yang saya kirimkan pesan juga orang-orang tertentu yang saya rasa saya memang pernah bersalah pada mereka, dan tentunya mereka adalah orang yang terlibat dengan saya dalam jangka waktu yang cukup lama. Bertahun-tahun. Hmmm berbulan-bulan.
Malam penuh pesan maaf ini akan terulang di akhir bulan nanti, betul? Dan perlu pulsa yang melimpah. OH MY GOD! Dan Allah SWT akan menggantinya lewat salam tempel di hari Idul Fitri nanti, horeeeee (lagi) !!!

Sedikit selipan. Saya pernah nguping omongan papa ke bawahannya sekitar seminggu yang lalu. Katanya, "Allah tidak pernah mau berhutang pada umatNya. Saat umatNya memberikan sesuatu, Dia akan memberikan kepada umatNya lebih dari itu."
Contoh nyata dari kalimat ini adalah, saat kamu jungkir balik solat, Ia memberikanmu kesehatan sebagai akibat dari solat yang kamu lakukan. Saat kamu meneteskan airmata dalam setiap panjatan doa, Ia memberikan pengabulan lebih dari yang kamu harapkan. Saat kamu mengeluarkan sedikit rezekimu untuk berzakat, Ia memberikanmu rezeki lebih dari yang kamu keluarkan. Coba deh direnungin lagi! Allah emang baik banget ya sama umatNya.

Saya adalah salah satu umat yang sangat sadar betapa susahnya bangun dari tempat tidur saat jam menunjukkan waktu untuk solat subuh, betapa merasa tanggungnya menghentikan kegiatan untuk solat dzuhur dan ashar, dan waktu solat isya yang panjang tetap membuat saya terus dan teruuuuus mengulur waktu untuk mengerjakannya. Untungnya saya tidak mempunyai masalah dengan solat maghrib dan tadarus.

Apa ya perubahan yang akan dilakukan di bulan ramadhan tahun ini?
Yang jelas, saya akan berusaha tidak tergoda apapun yang membatalkan puasa. Iya, saya tahu itu memang harus dilakukan, tapi tahun lalu saya masih berpikiran untuk 'makan sekali-kali nggak masalah kali ya' waktu lewat kantin fakultas. Anak nakal!


Selamat berpuasa, blogger!

Saturday, May 8, 2010 at 8:41pm

Every touch and hug, smile and kiss, laugh and love, and for the time we've spent alone, here and there, you and me, and when i desperately fell into you, but you were away.
This is the note i left for you to remember that i understand-trust in-think of-miss-lose-need-love you in everybreath, everystep i take, every minute i spent, and every moment i through without you.
I feel like you're here.

Yeah, you are here.

You here.



Here, in my heart.

Saturday, April 24, 2010 at 4:48am

Aku mungkin tidak semati kamu mencintainya, tapi dia memilihku
Aku sudah berkali melukai hatinya, menciptakan pengalaman pahit di hidupnya, dan mengabaikan janji setianya.
Aku tidak sesempurna kamu memujanya.
Tiap pengorbanannya akan kuingat sampai mati.
Terimakasih telah melepaskannya.
Dan maaf sudah membuatnya melepaskanmu.

Tuesday, April 13, 2010 at 3:52pm

I have to show you how to live with yourself
I won't be there beside you everyday and time
It's hard, i know, as i'm sure that you will be okay
You are strong, stronger than what you've ever thought before
Everybody loves you, ex... the bigger love than mine to :')

Wednesday, February 10, 2010 at 11:32pm

For you, love..
Call me selfish. The most selfish person you've ever met. Sometimes i love you, and another day i don't. I do believe that it's just a process i have to through to know what i feel inside.
Ii'm so sorry to know that i hurt you, i left you, i ignored you. i want you to wait, to stay, to understand. and i want anytime i need to realize that my love for you is true as real as yours for me :)
Thank you for the love..

Saturday, January 30, 2010 at 9:46am

Call me selfish. The most selfish person you've ever met. That would be accepted enough by someone like me.
With all my heart i say i'm bored. i don't love you like i do yesterday, the day before yesterday, on the previous days.
Ii wanna be alone, single, and enjoy my life with my whole friends.
It's my holiday and i don't want you anymore. I want mine. My own time, and arrange my schedule with people i want to through the day with.
Nnot you, of course.
I'm bored !
And i don't even care with what you will feel. I care about me. I don't wanna waste my time with you anymore.
Take care of yourself !

Tuesday, January 19, 2010 at 10:12pm

dear love,
thanks for working so hard to make me letting you go into my life after you left me out of breath here
thanks for making me the one who have the whole you when someone feels that she has you
thanks for loving me-girl with the worst side you've ever known

and when you said 'i am yours', i know that i'll always have you as you always have me :)

thx for being patient, love <3

Monday, November 9, 2009 at 3:54pm

Dan semua yang ada padanya yang sealalu membuatku merindukannya.
Juga semua yang ada padanya yang membuatku akan tetap membencinya.
Semuanya mudah saat ia tak ada disini.
Sulit saat ia ada.
Tawaku tak mampu menggoyahkannya. Ia tetap menjauh.
Biasaku tak sanggup melumpuhkannya. Ia tetap tak tersentuh.
Hatinya. Di dalam sana. Aku salah saat kutanya apa gunanya.
Teringat lagi omong kosongnya untukku.

Aku tahu. Apapun yang aku suka, dia akan suka. Apapun yang aku tidak suka, dia juga tidak.
Seingatku, dia ingin aku selalu bahagia.

Dia akan selalu memiliki aku.

Dia untuk segenap sayang dan benci, juga setumpuk rindu yg lama sembunyi. Maaf.

Friday, October 30, 2009 at 2:15pm

Rumit memikirkan ada yang salah diantara kita. Salah yang tidak pernah mau kita komunikasikan. Kamu pikir aku tidak tahu salahku apa, atau kamu tidak tahu apa salahmu.
Lebih dalam dari keheningan ini, ada tanya milikku. Akan sampai kapan duniamu diam? Biarkan aku menangisi sanggahanmu. Karena seharusnya hati ini sudah terganti. Harusnya tidak ada kamu lagi. Harusnya sudah ada yang lain yang mengisi.
Dan dimana kerelevansian kata 'harusnya' waktu aku ingin ini menjadi sejati. Sampai nanti aku mati. Kuhapus berkali-kali tapi nihil.
Ini tetap ada.
Ketakutanku lebih dari itu. Aku tak ingin ini menjadi abadi. Aku ingin rasa ini cepat mati.
Karena hatiku bukan hatimu padaku. Hatiku mengenalmu.

Saturday, October 17, 2009 at 8:22pm

Satu waktu kamu menyadari tempatmu berdiri sekarang. Jangan pernah mencoba meraih apa yang tidak mungkin menjadi milikmu. Walaupun tidak ada yang tidak mungkin. Dan kamu kembali terhanyut, diluar jangkauan kesadaranmu. Melupakan kenyataan lagi. Dan satu waktu lagi, kamu sadar lagi. Bahwa kamu bukan yang diinginkan dan sepantasnya pergi. Karena kamu harus mampu melalui ini, saat dimana tempatmu di dunianya berbeda dengan tempatnya di duniamu.

Dan demi mereka yang akan bersamamu sampai kamu mengerti,

Saat ini.

Melupakan adalah benar. Lakukan itu secara sadar.
Dan menjauhlah.

Saturday, October 10, 2009 at 10:18pm

Sudah selesai sejak lama.
Berdoalah semoga kekuatan berdiri di posisi netral itu diberikanNya padamu.
Saat kamu sudah tidak berhak ada di tempatmu sekarang, satu-satunya alasan untuk tetap bersamanya adalah kejelasan perasaannya. Kalau memang tidak ada, buat apa kamu bertahan? Dia sudah tutup mata hati untuk siapapun, jadi PERGILAH!
Bukan masalah siapa yg kamu mau ada disisimu sekarang, ini tentang siapa yg pantas ada disisimu sekarang. Yakin dia? Atau bukan siapapun.
Ini terbalik, atau mungkin tidak pernah bolak-balik sama sekali. Saat kamu tak menganggapnya, dia mengagungkanmu, atau tidak pernah ada yg seperti itu. Dan tidak pernah terbalik.
Aku = kamu.
Saat semua tidak seharusnya aku dapatkan, LEPASKANLAH!
Perlahan aku akan mulai merelakan apa yg harus kurelakan, BIARKANLAH!
Aku tau aku sedih, jadi peluklah sahabatku dan MENANGISLAH!
Biarkan kenyamananku terbuang bersama tiap tetesannya dan HIDUPLAH dgn kebahagiaanku sendiri :')

Tuesday, October 6, 2009 at 4:28pm

Untuk setiap mimpi yang pergi menjauhiku. Juga helaian kasih sayang yang membenciku. Saat bukan hanya aku yang bermimpi seperti itu, dan aku yang tertawa saat aku menangis, dan saat tangis itu mati di dalamnya, sembunyi dari mimpi-mimpi yg berlalu membuangku.
Aku hanya mampu berkata ini sudah berakhir, dan aku katakan ini tak pernah ada. Dan apa yang kmu sebut kenangan itu tidak begitu indah dimataku sekarang ketika aku tidak mau mengingatnya.
Menjauhlah mimpiku, seperti aku menjauhimu. Karena aku takkan mau memilikimu lagi. Karena aku bukan setiamu, dan bukan sejatimu.
Menghilanglah bayanganmu, seperti aku menghilangkanmu dari duniaku.
Anggap ini adil.
Dan menjauh.

Wednesday, September 16, 2009 at 3:28am

Ini jauh dari anganku tentang apa yang aku bayangkan soal kita. Tentang kamu yang ku tahu namanya tapi tidak pernah ku kenal lebih jauh. Saat bukan hanya siluetmu yang dapat kusentuh tapi tak bisa kudekati. Saat tidak ada seorang pun yang bisa memberikan jalan tercepat menggapaimu. Karena masalahnya ada di ketakutanku, ketidak-layakanku ada disampingmu. Mungkin memang melepaskan apa yang aku yakini tak bisa kuraih bukan sesuatu yang bijak. Aku yang tidak pernah melangkah maju demi kamu, hanya diam mengagumi dalam depresi, yang tak pernah menyangka akan menangis untuk kamu yang tidak ku kenal. Kepekaan yang hanya jadi harapanku tentangmu membaca gerakku, karena aku tidak mampu membaca matamu. Dan setiap tuturku tidak sepantasnya menyebut namamu.

Karena memang aku bukan yang layak berada dihatimu. Bukan kasta yg sederajat denganmu. Kamu terlalu mewah, dan aku terlalu naif menyukaimu.

Ini jalanku. Mundur tanpa meninggalkan jejak. Aku masih percaya takdir. Ada yang bisa terjadi diluar jangkauan nalarku. Itu mimpi. Mimpiku tentangmu.

Thursday, July 16, 2009 at 9:24pm

Berniat menetralkan semuanya. Mulai dari perasaan sampai sikap. Dan setiap butir kenangan. Meyakinkan diri sendiri tentang apa yang tidak layak diabadikan. Melewati setiap detik tanpa dia yang dulu ada setiap waktu. Menghapus satu warna yang pernah ada di pelangi kehidupanku.
Lalu saat itu semua terwujud, siapa yang senang? Bukan aku. Aku mewujudkan impiannya. Aku meyakini apa yang ia yakini. Aku berusaha merasakan apa yang sudah ia rasakan. Sehingga tidak ada yang tujuannya saling bertolak belakang.
Uuntuk menjadi kuat, harus melewati rasa sakit. Untuk melewati rasa sakit, perlu waktu. Untuk melalui waktu, aku hanya harus melawan diriku sendiri.
Saat aku mengerti. Saat tangisan bukan lagi hal yang berarti dan bukan setitik harapan yang aku cari. Karena melupakan tanpa proses itu takkan pernah ada dan ketakutan pada kehilangan tidak lagi beralasan.

Jika aku menangis sekarang, aku kalah.

Wednesday, July 15, 2009 at 7:51pm Wednesday, July 15, 2009 at 7:51pm

Abstract.
Unbelieveable.
Fiction.
Too much lie.
I know, now, I do know what it means. One thing that I believe about you is you know I love you. Even I've hurt you, perhaps, like what you say to others.
And the decision has been decided by you. When you try to make me stay away from you, have you ever think that I'm thinking that time? I do try to stay far, from you. But I couldn't.
I believed and tried to understand you perfectly. But I realized it didnt work.
You know then I've tried. To hate whatever you've said. Everything you've done. But it didn't work .

From now. I'll leave you.
Defend you will always hard if you dont want me to. Stay beside you will always hard if you always try to go away from me. And i choose to go on my life, definitely, without you.

It doesn't mean i don't love you. It happens because i do.

Friday, August 14, 2009 at 10:54pm

Kamu hanya bimbang. Kamu hanya galau. Kamu hanya cemas. Kamu hanya khawatir. Kamu hanya tidak terbiasa. Kamu hanya belum bisa mencoba mengerti. Kamu hanya belum mau merelakan.

Apa kamu tidak tahu mungkin nanti aku akhirnya bersamamu? Atau mungkin nanti kamu menjadi satu-satunya untukku?

Jadi cinta mana yang kamu maksud? Sayang yang seperti apa yang kamu inginkan? Yang sekarang atau sampai nanti? Kamu tujuanku atau hanya sekejap lalu menghilang seperti yang lain?

Aku tidak akan melukai hatimu lebih dari ini.
Karena tidak mungkin untuk sekarang, dan kamu tidak sanggup menanti.

Selalu ada saatnya.
Bukti bahwa kamu untukku, atau aku untukmu, atau tidak.

Kita punya cara sendiri.
Kita punya hidup kita masing-masing.

Bila nanti kamu mengerti alasannya, tidak ada yang bisa menjamin aku masih ada untuk kamu.

Thursday, August 13, 2009 at 4:39pm

Dan bukan maksudku membuatmu jatuh lebih cinta daripada ini karena sikap yang akan membuatmu luka. Ketidakpastian yang ada pasti membuatmu tak bisa untuk mengerti, memahami, dan bertahan, bahkan untuk bisa berhenti berharap. Jadi 'masing-masing' bukan hanya kita berhenti berkomunikasi, tapi mengusahakan kita agar tidak bisa saling mengetahui, saling melihat, atau apapun yang memungkinkan perasaan yang nanti hilang tumbuh kembali.

Friday, July 10, 2009 at 5:14pm

duniamu penuh dengan orang yang menyayangimu? Sama, aku juga. Aku disayangi oleh banyak orang tanpa aku perlu sibuk meminta. Tanpa aku jatuh bangun memohon. Tanpa aku mencari.
Mereka tidak meminta apapun, kadang-kadang. Mereka hanya minta dihargai. Mereka ingin kamu selalu tahu bahwa mereka menyayangimu. Dan kamu tahu bahwa mereka selalu ada untukmu kapanpun, walaupun kamu menganggap mereka tidak penting.
Apa yang akan mereka rasakan kalau kamu tidak memberikan apresiasi itu? Tidak ada yg lebih sakit daripada merasa tidak diharapkan ada. Ya mungkin kamu memang tidak meminta mereka ada, tapi kamu sudah seharusnya memperlakukan mereka dengan layak karena mereka telah memperlakukanmu -aku sangat yakin pasti- dengan amat sangat layak. Dan apabila kamu syukuri, kamu akan sangat nyaman dengan itu. Pasti .
Aku yakin, mereka yang sayang padamu pasti menutup mata telinga dan hati mereka dari setiap kekuranganmu. Kamulah yang sempurna untuk mereka. Tanpa celah. Tanpa mereka peduli bahwa mereka telah merasakan sakit yang dalam. Dan kalau mereka tidak menyayangimu, mereka tidak segan melakukan tindakan yang wajar dilakukan oleh orang-orang sakit hati lainnya.

sayangilah mereka juga, apapun caranya. biarkan mereka dekat, dan belajarlah untuk mensyukuri keadaan itu. Jangan biarkan mereka merasa kehadiran mereka tidak diharapkan, karena itu perlahan membunuh perasaan mereka. Tapi ingat, walaupun perasaan mereka terbunuh, tapi sakitnya tertinggal. Kalau kamu sadar telah menyakiti mereka, Jangan pernah lakukan itu lagi. Jangan meminta maaf, karena aku yakin, kamu sudah dimaafkan. Tunjukan lewat sikap bahwa kamu bahagia mereka selalu ada untukmu.


dedicated to : all of you . the perfect one for them :)

saya suka menulis :)

Saya dulu sangat produktif kalau mengalami sesuatu, maksudnya kalau sedang patah hati atau jatuh cinta akan langsung diungkapkan dengan kata-kata. Biasanya saya menulisnya di notes facebook. Entah apa perasaan orang-orang yang membacanya. Tapi saya tidak terlalu peduli.
Menulis adalah bagian dari hidup saya. Bahkan mencatat penjelasan-penjelasan dosen yang sebenarnya tidak terlalu penting menjadi penting untuk saya karena membuat saya mau atau tidak mau memperhatikan apa yang sedang diajarkan bapak dan ibu dosen di kelas.
Saya kurang mengerti tentang tipe-tipe orang yang lebih cepat belajar lewat audio, visual, atau audiovisual. Kemampuan saya belajar lewat apa yang saya tulis, saya hafal, saya ucap ulang, saya dengarkan apa yang saya katakan kembali, membuat saya lebih cepat mengerti.

Saya mempunyai sekian puluh notes di account facebook lama saya. Tidak terlalu panjang. Puisi-puisi pendek dengan bahasa inggris yang agak kacau atau bahasa indonesia yang berantakan. Mungkin bisa saya publish di blog ini ya hehehehe

:*

jodoh?

Entah sejak kapan saya mulai memikirkan siapa pendamping hidup saya, dengan siapa saya akan menikah, apa yang akan saya lakukan ketika sudah berumah tangga, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan hal-hal seperti itu. Sebelumnya, saya selalu merasa masih kecil, masih harus hidup bersama kedua orangtua berpuluh-puluh tahun ke depan. Seketika saya sadar. Hey, saya sudah dewasa! Saya sudah risih dibatasi jam malam di rumah oleh mama, enggan dipeluk papa, mulai jatuh cinta, dan saat itu juga saya membuang jiwa kekanak-kanakan saya secara perlahan dan menatap masa depan.
Iya, saya bingung sekali harus menyikapi kata "menikah" dengan cara bagaimana. Saya sibuk menerjemahkan keinginan kedua orangtua saya tentang kehidupan saya setelah mereka tiada nanti. Normalnya, mereka menghadap Ilahi duluan, saya belakangan.
Dengan segenap kemampuan otak, saya berhasil mengerti apa yang orangtua saya inginkan. Dan ajaibnya, saya memilih untuk menentukan jodoh saya sendiri. Dear God, I want my 'check-list' husband! Biar saya yang memilih, dan memohon pada Tuhan untuk menjodohkan saya dengan pilihan saya itu.
Menemukan si Aden bukan hal yang mudah. Saya harus berjuang keras melihatnya bersinar di tumpukan jerami. Seperti jarum. Dia ada disana, satu diantara seribu orang yang secara fisik lebih baik. Tapi saya suka caranya bertahan untuk saya. Membiarkan saya mencoba berhubungan dengan orang lain, tanpa jelas melarang. Menunggu saya puas dan menemukan dirinya.

Lalu kenapa judul post ini adalah "Jodoh?" dengan tanda tanya?
Karena saya tidak mau Tuhan menjodohkan saya dengan orang yang tidak bisa saya yakini akan dapat mengerti dan dimengerti oleh saya.

Jodoh adalah pilihan.
Saat kalian saling meyakini dan berhenti mencari jodoh, padahal yang berhubungan kalian bukan jodoh yang sebenarnya, apa jadinya? Kalian tidak akan menemukan jodoh yang ditakdirkan, lalu kalian bersama orang yang kalian yakini sebagai jodoh kalian.
Jelas bahwa jodoh atau tidak jodoh adalah keyakinan. Kompromi dengan diri sendiri dan pasangan untuk memutuskan apa kalian akan menjodohkan diri kalian dengan satu sama lain, atau mencari orang lain lagi. Jodoh tidak akan datang bila tidak dicari, kan?
Saat kalian berhenti mencari ketika sudah menemukan seseorang, dan yakin bahwa ia jodoh kalian, maka jodohlah.

Saya bukan pembangkang sebenarnya. Tapi untuk urusan yang satu ini, saya berusaha menemukan apa yang menurut saya baik.

Well then, I found him :)

return with maturity

Halooooo!!!
Senang rasanya bisa menulis kembali setelah blog yang terdahulu hilang.Hmm ya, oke, jadi bukannya hilang, tetapi saya lupa alamat emailnya apa.
Kalau dulu saya membuat blog karena tuntutan mata pelajaran bahasa Indonesia di bangku sekolah menengah atas, sekarang saya membuatnya karena saya menginginkannya. Semoga menulis pun menjadi lebih niat. amin...
Saya Deva Riva'a Fassah dengan nama panggilan yang beragam sebagai aplikasi dari nama depan saya. Saat kalian menemukan nama dephot, orang yang dimaksud adalah saya. Saya lahir di kotamadya Tegal, pada tanggal 15 Juli 1991. Ayah saya berdarah Sumbawa-Bugis, ibu saya asli dari Tegal. Saya merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dengan seorang kakak perempuan dan adik laki-laki.
Proporsi tubuh seimbang. Seimbang menurut saya. Tinggi badan 163,5 cm dan berat badan 55 kg. Rasanya sudah normal kalau memang penghitungan tubuh ideal wanita adalah tinggi badan minus 110 merupakan berat badan sempurna.
Saya telah menempuh pendidikan di TK Tadika Puri Tegal (1995-1996), TK Teratai Purwakarta (1996-1997), SD Negeri Singawinata 3 (1997-2003), SMP Negeri 1 Purwakarta (2003-2006), SMA Negeri 1 Purwakarta (2006-2009), dan sekarang saya sedang menempuh pendidikan Strata 1 di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada tahun angkatan 2009.
Indeks Prestasi Kumulatif, yaaaaa tidak mengecewakan laaaaah...

Saya seorang Cancer. The most emotional dan sensitive person in the world. Melakukan segalanya dengan perasaan. Ya, saya sangat menjiwai setiap peran yang harus saya mainkan. Saya mempunyai kemampuan penghayatan yang luar biasa. Wajar untuk seorang berzodiak Cancer.

Pacar? Ada.
Cinta saya ini adalah salah satu orang yang paling berprinsip yang pernah saya kenal selain kakek, ayah, dan kakak saya. Walaupun harus saya akui betapa hebatnya dia dalam mengambil berbagai keputusan yang terkadang menjungkir-balikkan kehidupan saya. Apapun. Poin paling penting yang dia punya adalah dia dapat menerima saya apa adanya. Selanjutnya, saya akan menyebutnya dengan nama Aden.

Sekian intermezzo dari saya.

Selamat menikmati semua yang manis :)

Selasa, 10 Agustus 2010

Hello Ramadhan :)

Sebelumnya, apapun yang saya tulis di posting ini adalah benar dari dalam hati saya, dari lubuk yang ada ada di pelosok sana dan saya mau dimaafkan kalau ada kesalahan dalam penulisan kata, hahahahaha saya takut banget bikin dosa di awal ramadhan ini, aduuuuuh maafkan lagi ya.
Posting ini ditulis untuk merayakan hari puasa pertama, horeeeee!!!

Dari dua hari sebelum puasa, handphone saya berbunyi terus-menerus menyampaikan pesan maaf atas segala dosa selama ini baik yang disengaja maupun tidak disengaja dan baru saya balas satu-persatu TADI MALAM! Kenapa ya? Mungkin mencari waktu yang tepat untuk minta maaf biar 'feel'-nya dapet.
Saya juga baru mengirimkan pesan minta maaf tadi malam, saat operator provider yang saya pakai sedang kumat lemotnya. Yang saya kirimkan pesan juga orang-orang tertentu yang saya rasa saya memang pernah bersalah pada mereka, dan tentunya mereka adalah orang yang terlibat dengan saya dalam jangka waktu yang cukup lama. Bertahun-tahun. Hmmm berbulan-bulan.
Malam penuh pesan maaf ini akan terulang di akhir bulan nanti, betul? Dan perlu pulsa yang melimpah. OH MY GOD! Dan Allah SWT akan menggantinya lewat salam tempel di hari Idul Fitri nanti, horeeeee (lagi) !!!

Sedikit selipan. Saya pernah nguping omongan papa ke bawahannya sekitar seminggu yang lalu. Katanya, "Allah tidak pernah mau berhutang pada umatNya. Saat umatNya memberikan sesuatu, Dia akan memberikan kepada umatNya lebih dari itu."
Contoh nyata dari kalimat ini adalah, saat kamu jungkir balik solat, Ia memberikanmu kesehatan sebagai akibat dari solat yang kamu lakukan. Saat kamu meneteskan airmata dalam setiap panjatan doa, Ia memberikan pengabulan lebih dari yang kamu harapkan. Saat kamu mengeluarkan sedikit rezekimu untuk berzakat, Ia memberikanmu rezeki lebih dari yang kamu keluarkan. Coba deh direnungin lagi! Allah emang baik banget ya sama umatNya.

Saya adalah salah satu umat yang sangat sadar betapa susahnya bangun dari tempat tidur saat jam menunjukkan waktu untuk solat subuh, betapa merasa tanggungnya menghentikan kegiatan untuk solat dzuhur dan ashar, dan waktu solat isya yang panjang tetap membuat saya terus dan teruuuuus mengulur waktu untuk mengerjakannya. Untungnya saya tidak mempunyai masalah dengan solat maghrib dan tadarus.

Apa ya perubahan yang akan dilakukan di bulan ramadhan tahun ini?
Yang jelas, saya akan berusaha tidak tergoda apapun yang membatalkan puasa. Iya, saya tahu itu memang harus dilakukan, tapi tahun lalu saya masih berpikiran untuk 'makan sekali-kali nggak masalah kali ya' waktu lewat kantin fakultas. Anak nakal!


Selamat berpuasa, blogger!

Minggu, 08 Agustus 2010

Saturday, May 8, 2010 at 8:41pm

Every touch and hug, smile and kiss, laugh and love, and for the time we've spent alone, here and there, you and me, and when i desperately fell into you, but you were away.
This is the note i left for you to remember that i understand-trust in-think of-miss-lose-need-love you in everybreath, everystep i take, every minute i spent, and every moment i through without you.
I feel like you're here.

Yeah, you are here.

You here.



Here, in my heart.

Saturday, April 24, 2010 at 4:48am

Aku mungkin tidak semati kamu mencintainya, tapi dia memilihku
Aku sudah berkali melukai hatinya, menciptakan pengalaman pahit di hidupnya, dan mengabaikan janji setianya.
Aku tidak sesempurna kamu memujanya.
Tiap pengorbanannya akan kuingat sampai mati.
Terimakasih telah melepaskannya.
Dan maaf sudah membuatnya melepaskanmu.

Tuesday, April 13, 2010 at 3:52pm

I have to show you how to live with yourself
I won't be there beside you everyday and time
It's hard, i know, as i'm sure that you will be okay
You are strong, stronger than what you've ever thought before
Everybody loves you, ex... the bigger love than mine to :')

Wednesday, February 10, 2010 at 11:32pm

For you, love..
Call me selfish. The most selfish person you've ever met. Sometimes i love you, and another day i don't. I do believe that it's just a process i have to through to know what i feel inside.
Ii'm so sorry to know that i hurt you, i left you, i ignored you. i want you to wait, to stay, to understand. and i want anytime i need to realize that my love for you is true as real as yours for me :)
Thank you for the love..

Saturday, January 30, 2010 at 9:46am

Call me selfish. The most selfish person you've ever met. That would be accepted enough by someone like me.
With all my heart i say i'm bored. i don't love you like i do yesterday, the day before yesterday, on the previous days.
Ii wanna be alone, single, and enjoy my life with my whole friends.
It's my holiday and i don't want you anymore. I want mine. My own time, and arrange my schedule with people i want to through the day with.
Nnot you, of course.
I'm bored !
And i don't even care with what you will feel. I care about me. I don't wanna waste my time with you anymore.
Take care of yourself !

Tuesday, January 19, 2010 at 10:12pm

dear love,
thanks for working so hard to make me letting you go into my life after you left me out of breath here
thanks for making me the one who have the whole you when someone feels that she has you
thanks for loving me-girl with the worst side you've ever known

and when you said 'i am yours', i know that i'll always have you as you always have me :)

thx for being patient, love <3

Monday, November 9, 2009 at 3:54pm

Dan semua yang ada padanya yang sealalu membuatku merindukannya.
Juga semua yang ada padanya yang membuatku akan tetap membencinya.
Semuanya mudah saat ia tak ada disini.
Sulit saat ia ada.
Tawaku tak mampu menggoyahkannya. Ia tetap menjauh.
Biasaku tak sanggup melumpuhkannya. Ia tetap tak tersentuh.
Hatinya. Di dalam sana. Aku salah saat kutanya apa gunanya.
Teringat lagi omong kosongnya untukku.

Aku tahu. Apapun yang aku suka, dia akan suka. Apapun yang aku tidak suka, dia juga tidak.
Seingatku, dia ingin aku selalu bahagia.

Dia akan selalu memiliki aku.

Dia untuk segenap sayang dan benci, juga setumpuk rindu yg lama sembunyi. Maaf.

Friday, October 30, 2009 at 2:15pm

Rumit memikirkan ada yang salah diantara kita. Salah yang tidak pernah mau kita komunikasikan. Kamu pikir aku tidak tahu salahku apa, atau kamu tidak tahu apa salahmu.
Lebih dalam dari keheningan ini, ada tanya milikku. Akan sampai kapan duniamu diam? Biarkan aku menangisi sanggahanmu. Karena seharusnya hati ini sudah terganti. Harusnya tidak ada kamu lagi. Harusnya sudah ada yang lain yang mengisi.
Dan dimana kerelevansian kata 'harusnya' waktu aku ingin ini menjadi sejati. Sampai nanti aku mati. Kuhapus berkali-kali tapi nihil.
Ini tetap ada.
Ketakutanku lebih dari itu. Aku tak ingin ini menjadi abadi. Aku ingin rasa ini cepat mati.
Karena hatiku bukan hatimu padaku. Hatiku mengenalmu.

Saturday, October 17, 2009 at 8:22pm

Satu waktu kamu menyadari tempatmu berdiri sekarang. Jangan pernah mencoba meraih apa yang tidak mungkin menjadi milikmu. Walaupun tidak ada yang tidak mungkin. Dan kamu kembali terhanyut, diluar jangkauan kesadaranmu. Melupakan kenyataan lagi. Dan satu waktu lagi, kamu sadar lagi. Bahwa kamu bukan yang diinginkan dan sepantasnya pergi. Karena kamu harus mampu melalui ini, saat dimana tempatmu di dunianya berbeda dengan tempatnya di duniamu.

Dan demi mereka yang akan bersamamu sampai kamu mengerti,

Saat ini.

Melupakan adalah benar. Lakukan itu secara sadar.
Dan menjauhlah.

Saturday, October 10, 2009 at 10:18pm

Sudah selesai sejak lama.
Berdoalah semoga kekuatan berdiri di posisi netral itu diberikanNya padamu.
Saat kamu sudah tidak berhak ada di tempatmu sekarang, satu-satunya alasan untuk tetap bersamanya adalah kejelasan perasaannya. Kalau memang tidak ada, buat apa kamu bertahan? Dia sudah tutup mata hati untuk siapapun, jadi PERGILAH!
Bukan masalah siapa yg kamu mau ada disisimu sekarang, ini tentang siapa yg pantas ada disisimu sekarang. Yakin dia? Atau bukan siapapun.
Ini terbalik, atau mungkin tidak pernah bolak-balik sama sekali. Saat kamu tak menganggapnya, dia mengagungkanmu, atau tidak pernah ada yg seperti itu. Dan tidak pernah terbalik.
Aku = kamu.
Saat semua tidak seharusnya aku dapatkan, LEPASKANLAH!
Perlahan aku akan mulai merelakan apa yg harus kurelakan, BIARKANLAH!
Aku tau aku sedih, jadi peluklah sahabatku dan MENANGISLAH!
Biarkan kenyamananku terbuang bersama tiap tetesannya dan HIDUPLAH dgn kebahagiaanku sendiri :')

Tuesday, October 6, 2009 at 4:28pm

Untuk setiap mimpi yang pergi menjauhiku. Juga helaian kasih sayang yang membenciku. Saat bukan hanya aku yang bermimpi seperti itu, dan aku yang tertawa saat aku menangis, dan saat tangis itu mati di dalamnya, sembunyi dari mimpi-mimpi yg berlalu membuangku.
Aku hanya mampu berkata ini sudah berakhir, dan aku katakan ini tak pernah ada. Dan apa yang kmu sebut kenangan itu tidak begitu indah dimataku sekarang ketika aku tidak mau mengingatnya.
Menjauhlah mimpiku, seperti aku menjauhimu. Karena aku takkan mau memilikimu lagi. Karena aku bukan setiamu, dan bukan sejatimu.
Menghilanglah bayanganmu, seperti aku menghilangkanmu dari duniaku.
Anggap ini adil.
Dan menjauh.

Wednesday, September 16, 2009 at 3:28am

Ini jauh dari anganku tentang apa yang aku bayangkan soal kita. Tentang kamu yang ku tahu namanya tapi tidak pernah ku kenal lebih jauh. Saat bukan hanya siluetmu yang dapat kusentuh tapi tak bisa kudekati. Saat tidak ada seorang pun yang bisa memberikan jalan tercepat menggapaimu. Karena masalahnya ada di ketakutanku, ketidak-layakanku ada disampingmu. Mungkin memang melepaskan apa yang aku yakini tak bisa kuraih bukan sesuatu yang bijak. Aku yang tidak pernah melangkah maju demi kamu, hanya diam mengagumi dalam depresi, yang tak pernah menyangka akan menangis untuk kamu yang tidak ku kenal. Kepekaan yang hanya jadi harapanku tentangmu membaca gerakku, karena aku tidak mampu membaca matamu. Dan setiap tuturku tidak sepantasnya menyebut namamu.

Karena memang aku bukan yang layak berada dihatimu. Bukan kasta yg sederajat denganmu. Kamu terlalu mewah, dan aku terlalu naif menyukaimu.

Ini jalanku. Mundur tanpa meninggalkan jejak. Aku masih percaya takdir. Ada yang bisa terjadi diluar jangkauan nalarku. Itu mimpi. Mimpiku tentangmu.

Thursday, July 16, 2009 at 9:24pm

Berniat menetralkan semuanya. Mulai dari perasaan sampai sikap. Dan setiap butir kenangan. Meyakinkan diri sendiri tentang apa yang tidak layak diabadikan. Melewati setiap detik tanpa dia yang dulu ada setiap waktu. Menghapus satu warna yang pernah ada di pelangi kehidupanku.
Lalu saat itu semua terwujud, siapa yang senang? Bukan aku. Aku mewujudkan impiannya. Aku meyakini apa yang ia yakini. Aku berusaha merasakan apa yang sudah ia rasakan. Sehingga tidak ada yang tujuannya saling bertolak belakang.
Uuntuk menjadi kuat, harus melewati rasa sakit. Untuk melewati rasa sakit, perlu waktu. Untuk melalui waktu, aku hanya harus melawan diriku sendiri.
Saat aku mengerti. Saat tangisan bukan lagi hal yang berarti dan bukan setitik harapan yang aku cari. Karena melupakan tanpa proses itu takkan pernah ada dan ketakutan pada kehilangan tidak lagi beralasan.

Jika aku menangis sekarang, aku kalah.

Wednesday, July 15, 2009 at 7:51pm Wednesday, July 15, 2009 at 7:51pm

Abstract.
Unbelieveable.
Fiction.
Too much lie.
I know, now, I do know what it means. One thing that I believe about you is you know I love you. Even I've hurt you, perhaps, like what you say to others.
And the decision has been decided by you. When you try to make me stay away from you, have you ever think that I'm thinking that time? I do try to stay far, from you. But I couldn't.
I believed and tried to understand you perfectly. But I realized it didnt work.
You know then I've tried. To hate whatever you've said. Everything you've done. But it didn't work .

From now. I'll leave you.
Defend you will always hard if you dont want me to. Stay beside you will always hard if you always try to go away from me. And i choose to go on my life, definitely, without you.

It doesn't mean i don't love you. It happens because i do.

Friday, August 14, 2009 at 10:54pm

Kamu hanya bimbang. Kamu hanya galau. Kamu hanya cemas. Kamu hanya khawatir. Kamu hanya tidak terbiasa. Kamu hanya belum bisa mencoba mengerti. Kamu hanya belum mau merelakan.

Apa kamu tidak tahu mungkin nanti aku akhirnya bersamamu? Atau mungkin nanti kamu menjadi satu-satunya untukku?

Jadi cinta mana yang kamu maksud? Sayang yang seperti apa yang kamu inginkan? Yang sekarang atau sampai nanti? Kamu tujuanku atau hanya sekejap lalu menghilang seperti yang lain?

Aku tidak akan melukai hatimu lebih dari ini.
Karena tidak mungkin untuk sekarang, dan kamu tidak sanggup menanti.

Selalu ada saatnya.
Bukti bahwa kamu untukku, atau aku untukmu, atau tidak.

Kita punya cara sendiri.
Kita punya hidup kita masing-masing.

Bila nanti kamu mengerti alasannya, tidak ada yang bisa menjamin aku masih ada untuk kamu.

Thursday, August 13, 2009 at 4:39pm

Dan bukan maksudku membuatmu jatuh lebih cinta daripada ini karena sikap yang akan membuatmu luka. Ketidakpastian yang ada pasti membuatmu tak bisa untuk mengerti, memahami, dan bertahan, bahkan untuk bisa berhenti berharap. Jadi 'masing-masing' bukan hanya kita berhenti berkomunikasi, tapi mengusahakan kita agar tidak bisa saling mengetahui, saling melihat, atau apapun yang memungkinkan perasaan yang nanti hilang tumbuh kembali.

Friday, July 10, 2009 at 5:14pm

duniamu penuh dengan orang yang menyayangimu? Sama, aku juga. Aku disayangi oleh banyak orang tanpa aku perlu sibuk meminta. Tanpa aku jatuh bangun memohon. Tanpa aku mencari.
Mereka tidak meminta apapun, kadang-kadang. Mereka hanya minta dihargai. Mereka ingin kamu selalu tahu bahwa mereka menyayangimu. Dan kamu tahu bahwa mereka selalu ada untukmu kapanpun, walaupun kamu menganggap mereka tidak penting.
Apa yang akan mereka rasakan kalau kamu tidak memberikan apresiasi itu? Tidak ada yg lebih sakit daripada merasa tidak diharapkan ada. Ya mungkin kamu memang tidak meminta mereka ada, tapi kamu sudah seharusnya memperlakukan mereka dengan layak karena mereka telah memperlakukanmu -aku sangat yakin pasti- dengan amat sangat layak. Dan apabila kamu syukuri, kamu akan sangat nyaman dengan itu. Pasti .
Aku yakin, mereka yang sayang padamu pasti menutup mata telinga dan hati mereka dari setiap kekuranganmu. Kamulah yang sempurna untuk mereka. Tanpa celah. Tanpa mereka peduli bahwa mereka telah merasakan sakit yang dalam. Dan kalau mereka tidak menyayangimu, mereka tidak segan melakukan tindakan yang wajar dilakukan oleh orang-orang sakit hati lainnya.

sayangilah mereka juga, apapun caranya. biarkan mereka dekat, dan belajarlah untuk mensyukuri keadaan itu. Jangan biarkan mereka merasa kehadiran mereka tidak diharapkan, karena itu perlahan membunuh perasaan mereka. Tapi ingat, walaupun perasaan mereka terbunuh, tapi sakitnya tertinggal. Kalau kamu sadar telah menyakiti mereka, Jangan pernah lakukan itu lagi. Jangan meminta maaf, karena aku yakin, kamu sudah dimaafkan. Tunjukan lewat sikap bahwa kamu bahagia mereka selalu ada untukmu.


dedicated to : all of you . the perfect one for them :)

saya suka menulis :)

Saya dulu sangat produktif kalau mengalami sesuatu, maksudnya kalau sedang patah hati atau jatuh cinta akan langsung diungkapkan dengan kata-kata. Biasanya saya menulisnya di notes facebook. Entah apa perasaan orang-orang yang membacanya. Tapi saya tidak terlalu peduli.
Menulis adalah bagian dari hidup saya. Bahkan mencatat penjelasan-penjelasan dosen yang sebenarnya tidak terlalu penting menjadi penting untuk saya karena membuat saya mau atau tidak mau memperhatikan apa yang sedang diajarkan bapak dan ibu dosen di kelas.
Saya kurang mengerti tentang tipe-tipe orang yang lebih cepat belajar lewat audio, visual, atau audiovisual. Kemampuan saya belajar lewat apa yang saya tulis, saya hafal, saya ucap ulang, saya dengarkan apa yang saya katakan kembali, membuat saya lebih cepat mengerti.

Saya mempunyai sekian puluh notes di account facebook lama saya. Tidak terlalu panjang. Puisi-puisi pendek dengan bahasa inggris yang agak kacau atau bahasa indonesia yang berantakan. Mungkin bisa saya publish di blog ini ya hehehehe

:*

Rabu, 04 Agustus 2010

jodoh?

Entah sejak kapan saya mulai memikirkan siapa pendamping hidup saya, dengan siapa saya akan menikah, apa yang akan saya lakukan ketika sudah berumah tangga, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan hal-hal seperti itu. Sebelumnya, saya selalu merasa masih kecil, masih harus hidup bersama kedua orangtua berpuluh-puluh tahun ke depan. Seketika saya sadar. Hey, saya sudah dewasa! Saya sudah risih dibatasi jam malam di rumah oleh mama, enggan dipeluk papa, mulai jatuh cinta, dan saat itu juga saya membuang jiwa kekanak-kanakan saya secara perlahan dan menatap masa depan.
Iya, saya bingung sekali harus menyikapi kata "menikah" dengan cara bagaimana. Saya sibuk menerjemahkan keinginan kedua orangtua saya tentang kehidupan saya setelah mereka tiada nanti. Normalnya, mereka menghadap Ilahi duluan, saya belakangan.
Dengan segenap kemampuan otak, saya berhasil mengerti apa yang orangtua saya inginkan. Dan ajaibnya, saya memilih untuk menentukan jodoh saya sendiri. Dear God, I want my 'check-list' husband! Biar saya yang memilih, dan memohon pada Tuhan untuk menjodohkan saya dengan pilihan saya itu.
Menemukan si Aden bukan hal yang mudah. Saya harus berjuang keras melihatnya bersinar di tumpukan jerami. Seperti jarum. Dia ada disana, satu diantara seribu orang yang secara fisik lebih baik. Tapi saya suka caranya bertahan untuk saya. Membiarkan saya mencoba berhubungan dengan orang lain, tanpa jelas melarang. Menunggu saya puas dan menemukan dirinya.

Lalu kenapa judul post ini adalah "Jodoh?" dengan tanda tanya?
Karena saya tidak mau Tuhan menjodohkan saya dengan orang yang tidak bisa saya yakini akan dapat mengerti dan dimengerti oleh saya.

Jodoh adalah pilihan.
Saat kalian saling meyakini dan berhenti mencari jodoh, padahal yang berhubungan kalian bukan jodoh yang sebenarnya, apa jadinya? Kalian tidak akan menemukan jodoh yang ditakdirkan, lalu kalian bersama orang yang kalian yakini sebagai jodoh kalian.
Jelas bahwa jodoh atau tidak jodoh adalah keyakinan. Kompromi dengan diri sendiri dan pasangan untuk memutuskan apa kalian akan menjodohkan diri kalian dengan satu sama lain, atau mencari orang lain lagi. Jodoh tidak akan datang bila tidak dicari, kan?
Saat kalian berhenti mencari ketika sudah menemukan seseorang, dan yakin bahwa ia jodoh kalian, maka jodohlah.

Saya bukan pembangkang sebenarnya. Tapi untuk urusan yang satu ini, saya berusaha menemukan apa yang menurut saya baik.

Well then, I found him :)

Selasa, 03 Agustus 2010

return with maturity

Halooooo!!!
Senang rasanya bisa menulis kembali setelah blog yang terdahulu hilang.Hmm ya, oke, jadi bukannya hilang, tetapi saya lupa alamat emailnya apa.
Kalau dulu saya membuat blog karena tuntutan mata pelajaran bahasa Indonesia di bangku sekolah menengah atas, sekarang saya membuatnya karena saya menginginkannya. Semoga menulis pun menjadi lebih niat. amin...
Saya Deva Riva'a Fassah dengan nama panggilan yang beragam sebagai aplikasi dari nama depan saya. Saat kalian menemukan nama dephot, orang yang dimaksud adalah saya. Saya lahir di kotamadya Tegal, pada tanggal 15 Juli 1991. Ayah saya berdarah Sumbawa-Bugis, ibu saya asli dari Tegal. Saya merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dengan seorang kakak perempuan dan adik laki-laki.
Proporsi tubuh seimbang. Seimbang menurut saya. Tinggi badan 163,5 cm dan berat badan 55 kg. Rasanya sudah normal kalau memang penghitungan tubuh ideal wanita adalah tinggi badan minus 110 merupakan berat badan sempurna.
Saya telah menempuh pendidikan di TK Tadika Puri Tegal (1995-1996), TK Teratai Purwakarta (1996-1997), SD Negeri Singawinata 3 (1997-2003), SMP Negeri 1 Purwakarta (2003-2006), SMA Negeri 1 Purwakarta (2006-2009), dan sekarang saya sedang menempuh pendidikan Strata 1 di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada tahun angkatan 2009.
Indeks Prestasi Kumulatif, yaaaaa tidak mengecewakan laaaaah...

Saya seorang Cancer. The most emotional dan sensitive person in the world. Melakukan segalanya dengan perasaan. Ya, saya sangat menjiwai setiap peran yang harus saya mainkan. Saya mempunyai kemampuan penghayatan yang luar biasa. Wajar untuk seorang berzodiak Cancer.

Pacar? Ada.
Cinta saya ini adalah salah satu orang yang paling berprinsip yang pernah saya kenal selain kakek, ayah, dan kakak saya. Walaupun harus saya akui betapa hebatnya dia dalam mengambil berbagai keputusan yang terkadang menjungkir-balikkan kehidupan saya. Apapun. Poin paling penting yang dia punya adalah dia dapat menerima saya apa adanya. Selanjutnya, saya akan menyebutnya dengan nama Aden.

Sekian intermezzo dari saya.

Selamat menikmati semua yang manis :)